Ayam Parent Stock (PS) atau ayam pembibit adalah ayam pembibit yang dipelihara agar menghasilkan telur fertil (inais) yang nantinya menetas menjadi Final Stock (FS), yaitu ayam pedaging yang akan dipasarkan. Jadi, daging ayam parent stock adalah daging dari ayam induk pembibit, biasanya dari ayam afkir (sudah tidak produktif lagi sebagai pembibit) yang kemudian dipotong untuk diolah menjadi daging konsumsi. Beberapa peternak / distributor memang menjual daging ayam dari parent stock sebagai produk sampingan dari bisnis pembibitan.
Ciri Khas Daging Ayam Parent Stock
Karena asalnya dari ayam induk pembibit yang telah melewati banyak fase reproduksi, daging ayam parent stock memiliki beberapa karakteristik khusus:
| Ciri | Penjelasan |
| Bobot & ukuran lebih besar | Daging ayam parent stock umumnya berasal dari ayam yang sudah dewasa, sehingga ukuran karkasnya bisa lebih besar, misalnya antara 3,0 kg s.d. 5,0 kg sebagaimana dijual oleh produsen di Indonesia. |
| Tekstur & serat otot | Tekstur daging biasanya sedikit lebih keras dibanding daging ayam pedaging muda, karena jaringan otot dan ikatannya sudah lebih padat. |
| Warna & tampilan | Warna bisa cenderung lebih gelap atau agak kemerahan dibanding ayam pedaging muda. Bagian kulit dan daging harus bebas dari memar atau kerusakan. |
| Komposisi lemak / kandungan air | Karena umur lebih tua, lemak bisa lebih menonjol dan kandungan air dalam daging bisa sedikit berbeda dari ayam muda. Beberapa penelitian menyebut bahwa karakter karkas (termasuk kapasitas menahan air) ayam dari “stock” tertentu dipengaruhi jenis dan umur ayam. |
Contohnya, produsen di Indonesia yang menjual ayam parent stock menyebut bahwa daging PS cocok untuk olahan seperti sate, soto, bakso, mie ayam, karena ukuran karkasnya lebih “makin tebal dan banyak”.
Untuk Apa Daging Ayam Parent Stock Digunakan?
Karena karakteristiknya yang berbeda dari ayam pedaging muda, daging parent stock biasanya digunakan dalam beberapa jenis olahan berikut:
- Olahan komersial / restoran tradisional
Daging ayam parent stock sering digunakan dalam masakan seperti sate, soto ayam, mie ayam, atau sup yang membutuhkan potongan daging dengan tekstur kuat / cita rasa yang lebih berpadu. - Produk potong & daging utuh
Karena ukuran karkasnya besar, daging parent stock bisa dijual sebagai ayam utuh atau dipotong ke bagian seperti paha, dada, sayap terutama jika konsumen menginginkan potongan besar. - Segmentasi pasar alternatif / niche
Untuk konsumen yang tidak keberatan tekstur lebih keras atau rasa berbeda, atau bagi usaha kuliner yang ingin memanfaatkan stok afkir pembibit agar tidak terbuang.
Cadangan / sampingan bisnis pembibitan
Peternak pembibit sering memanfaatkan ayam afkir pembibit sebagai sumber pendapatan tambahan (daging) selain dari telur fertil. Ini membantu menutupi biaya pemeliharaan pembibitan.

Tinggalkan Balasan